FF “No Tittle”
Genre : Angst, Sad,
Romance, one shoot
Cats : Cho
kyuhyun,
Park Yeon Joo
=---------------=
Yeon Joo POV ^^
Entah
sudah berapa kali aku menyeka air mata ini, tak kuhiraukan dinginya butiran
salju yang terus mengenai tubuh, yaa ku tau aku ingin menumpahkan segala
kekosongan serta masalah yang terus menggebu di relung hati ini, biarlah di
bawah buliran buliran salju ini masalah ku menghilang masalahku membeku karena
dinginnya salju, namun mengapa sedari tadi aku merasa semakin sesak yaa sangat
sesak, ku pandangi kertas putih dengan di hiasi pita biru di atasnya, yang
tengah berada di genggaman ku saat ini…
Ku
remas erat kertas yang berada di tanganku, bukankah aku seharusnya senang namja
itu tengah berbahagia dengan yeoja pilihannya,, yaa seharusnya aku senang
bukan, dulu aku yang memintanya namun mengapa saat ini sesakit ini , melihat
namanya tertulis jelas bersanding dengan nama seorang yeoja , namun mengapa
terasa sangat lah sesak, ku hirup udara yang berada di sekelilingku, untuk mengisi
oksigen yang telah hampir habis di paru paru ku, sesak itu membuat ku terus tak kuasa menahan buliran buliran
bening dari mata ku,,bodoh bodoh bodoh,, kau bodoh Park Yeon joo
Yeon
joo Pov END^^
Matahari
senja mengantar seoarang Gadis yanga tengah berjalan lunglai, mengitari
sekitaran jalan menuju rumahnya, pandangannya kabur, sesekali ia terjatuh,
dengan air mata yang terus membasahi pipi putihnya, kali ini ia kembali
terjatuh, di depan pintu rumahnya,tertunduk
lemah, menangis sejadi jadinya, ia memukul mukul dadanya, ia meraba
dinding dinding yang ada di sekitarnya karena pandangannya mulai kabur, ia
sudah hapal betul seluk beluk rumahanya yang membuatnya tak susah lagi mencari
cari dimanakah kamarnya saat ini, ia langung bersandar pada ranjang tempat
tidur,, mencoba menetralisirkan segala fikirannya
“joo-ah eodigga??”
“eonni-ya?” yeon joo bersuara ia menghapus air matanya
“ne, kau dimana” suara derap kaki , memasuki kamar yeon
joo, ia tau siapa yang datang , itu sunny sahabatnya yang sudah ia anggap
sebagai eonni nya sendiri
“aku dikamar”
“mwo?? Kau kenapa?” sunny langsung berlari kearah yeonjoo
yang tengah bersandar lemah, ia tampak khawatir
“aniyoo, aku baik baik saja?”
“kau bohong?” sunny memandangi wajah yeon joo, ia melihat
yeon joo menggenggam kertas undangan pernikahan, segera ia rebut undangan itu,
matanya terbelalak, ia segera memeluk yeon joo, membiarkan yeon joo kembali
menangis dalam pelukkannya..
“eonni” yeon joo kembali memeluk sunny ia menangis
hebat,sebersit kenangan indah, saat terakhir ia bersama namja nya terputar
jelas di otaknya…
Flashback
**
“yeon-ah apa kau tau, mengapa aku sangat menyukai mu?”
ucap seorang namja yang tengah tertidur di pangkuan yeon joo , matanya yang
terpejam, bibirnya yang terus mengucapkan tutur bahasa, yang dapat membuat
seorang park yeon joo betekuk lutut di hadapanya
“eum ,,tentu saja karena aku cantik karena aku pintar
iyaa kan?”
“aishh paboya, bukan itu” namja itu langsung terbangun,
dan menjitak kepala yeoja nya
“appo-ya,”
“ hmm karena kau adalah nafas ku, jika aku tak menyukai
mu bagaimana bisa aku hidup tanpa nafas ku?”” cho kyuhyun menatap lurus mata
hazel yeoja yang sangat ia cintai,
“aishh yaa, kata kata mu tak cocok tuan cho, arraseo”
yeon joo tersenyum simpul
“kau ini, selelu saja merusak suasana romantic seperti
ini menyebalkan, uemm tunggu ada apa kau tak biasanya mengajakku, berjalan
jalan seharian ini, wae wae wae??” kyuhyun terus bertanya dengan gerakan
gerakkan lucu yang ia tirukan
“aniyaa, aku hanya ingin bersama mu saja, kajja kita liat
sebentar lagi matahari terbenam akan muncul bukan?” yeon joo bangkit dari
duduknya, dan segera berlari kearah pantai, tak kupedulikan kaki yang telanjang
di terpa ombak laut, aku merentangkan kedua tangan ku, merasakan sejuk nya
angin yang merasuki, tubuhku,
“saranghae” sepasang tangan melingkar di pinggang yeon
joo, kyuhyun memeluk yeon joo dari belakang meletakkan wajahnya, di pundak yeon
joo, menghirup aroma tubuh yeon joo
“kyu kau lihat itu, matahari akan terbenam” yeon joo
membuka matanya, walaupun pandangannya mulai terasa tak jelas, ia masih bisa
melihat sinar sinar terang matahari
“yaa aku melihatnya “ kyuhyun tersenyum, dan langsung
membalikkan tubuh yeon joo, mengecup bibir yeon joo singkat
“kyu apa boleh aku meminta satu permintaan padamu”? yeon
joo melepas tautan bibirnya, dan memegang kedua pipi kyuhyun dengan sepasanga
tangannya
“apa itu, pasti akan ku berikan?”
“kau berjanji, kau akan memberikannya?”
“yaaa , aku akan memberikan apapun untukmu?”
“baiklah, aku aku memintamu untuk menjauhlah dariku mulai
saat ini, kita akhiri semuanya, maaf selama ini membuat mu susah membuatmu,
ahhhh, “ yaon joo menarik nafasnya menahan air matanya ,sebelum ia melanjutkan
kalimatnya
“carilah yeoja lain”
“mwo mwo kau bercanda hahaha itu tak lucu” kyuhyun
tertawa
“aku tak bercanda?” yeon joo melepaskan kyuhyun, dan
mundur beberapa langkah
“ahhhh” kyuhyun tertunduk lemah
“baik baiklah, “ yeon joo berbalik, tanpa memperdulikkan
kyuhyun yang tengah menatapnya tak percaya, langkah yeon joo mulai lunglai , ia
menyipitkan matanya untuk melihat secerca cahaya, untuk membantunya jalan
“KAU YEOJA GILA PARK YEON JOO” kyuhyun berteriak, dan
tertunduk, ia mengerang marah….
Flashback
end**
Secerca
kenangan itu masih terus terbersit di fikiran yeon joo hingga saat ini, mungkin
ia bodoh yaa sangat bodoh melepaskan kyuhyun namun inilah keputusannya ia harus
menerima resiko apapun itu kejadian satu tahun yang lalu masih terus
menghantuinya, ia tak bisa melupakan namja itu, namja evilnya…..
Kini
yeon joo menatap pantulan dirinya di depan cermin besar yang ada di sudut
kamarnya, dengan dress merah muda selututnya, ia merapihkan rambutnya yang
sedikit ia sibakan, dengan jepit hitam menghiasi rambut panjangnya, ia
memejamkan matanya untuk menyakinkan dirinya bahwa ia sanggup untuk menyaksikan
janji sepasang manusia di hadapan Tuhan, ia menarik nafasnya panjang , dan
segera menyambar tas hitamnya dan beringsut keluar kamar, berjalan dengan penuh
kesakitan di relung hatinya, ia tersenyum teramat manis, menggenggam erat
kertas undangan pernikahan.
Yeon
Joo POV ^^
Kini
aku berdiri di antara banyak orang, di tempat suci ini aku akan menyaksikan
orang yang teramat ku sayangi mengikat janji dengan yeoja lain, dengan sekuat
tenaga aku menahan air mata yang segera meluncur keluar, entahlah aku tak tau
apa namja ku kini tengah melihat ku, ia berdiri dengan gagah nya dengan setelan
jas hitam, menambah kadar ketampanan dirinya, rambut cokelatnya , pipi chubby
nya, serta senyum bahagia selalu terpancar di wajahnya, mungkin saat ini semua
mata tertuju padanya , yeoja itu tampak anggun dan cantik, yaa ia memang pantas
mendampingi cho kyuhyun namja evil ku, dengan balutan gaun putih panjang, ia
menghampiri sang mempelai laki laki, untuk mengikat janji suci dihadapan Tuhan,
ku genggam erat ujung gaun ku, sunggguh rasanya tak sanggup menyaksikan ini
semua menyaksikan cho kyuhyun menikah dengan yang lain, Tuhan kumohon kuatkan
aku, bukankah ini yang aku inginkan selama ini,
Mataku mulai memanas, saat
yeoja yang tak ku kenal itu menggenggam erat tangan kyuhyun dan segera bersiap
untuk mengucapkan janji sucinya, secara tiba tiba pandangan ku memudar,
pengelihatan ku kembali berkurang, namun mengapa kepala ku seesakit ini, segera
ku langkahkan kaki untuk keluar dari Gereja ini, dengan meraba raba dinding
sekitar, aku duduk di bangku taman, air mata ku terus mengalir, aku yakin
mungkin kini namja evil ku telah berhasil menjadi milik yeoja lain, yaa kini
aku harus mampu merelakkan nya pergi, mengapa saat ini pandangan ku terasa amat
kabur, kepala ku berdenyut hebat,cho kyuhyun bisakah kau menolong ku sekali ini
saja, kyu jebal, aku mencintaimu cho kyuhyun aku mencoba bangkit dari duduk ku
namun semua nya mendadak menghintam……………..
Yen
Joo Pov End ^^
Cho
Kyuhyun Pov^^
Betapa
senang nya aku hari ini, yaa hari ini adalah hari pernikahan ku, aku telah
menerima perjodohan yang di ajukan kedua orang tua ku meskipun aku belum
mengenal jelas siapa yeoja yang kelak akan menjadi istri ku nanti, yang jelas
aku hanya mengenal nya dua bulan terakhir ini
tak ada salahnya aku menuruti kemauan eomma, berharap dengan adanya
pernikahan ini, aku dapat melupakan yeoja ku, yaa yeoja ku Park Yeon joo, dan
dapat membangun Rumah tangga yang bahagia, dengan perasaan yang campur aduk aku
berdiri di depan altar , menunggu mempelai wanita ku, namun mataku terparangah,
saat melihat sosok mungil, berbalut gaun merah muda berdiri tengah menatap
diriku dengan matanya yang sembab, mungkinkah ia menangisi pernikahan ku,
mungkinkah ia masih mencintai ku, jika ia menghentikan pernikahan ini, dengan
senang hati aku menuruti perkataannya , namun saat pandangan mata kami bertemu
ia mengalihkan pandangannya ia kembali menunduk, tak mungkin ia tak mungkin
menagisi ku
sudah sangat jelas dulu ia memutuskan hubungan ini secara sepihak,
kuakui kini rasa sayang ku tak pernah hilang pada yeoja itu, tunngu,,, mengapa
yeoja itu sekerang terlihat lebih kurus, pipi nya pun semakin tirus,, hmm
entahlah, lamunan ku buyar , saat mempelai wanita ku telah tiba di depan altar,
segera ke sambut tangan nya ia tersenyum teramat manis, kami telah bersiap
untuk mengucapkan janji suci dihadapan Tuhan…
“Kyuhyun-ah saat nya kau mengucapkan janji mu” suara
pendeta membangunkan lamunan ku
“hmm ne baiklah”
kyuhyun kembali menoleh, mencari sosok yeon joo, keseliling gereja, namun
hasilnya nihil, ia tak menemukan yeojanya, entahlah perasaan dari mana, kyuhyun
menjadi sangat khawatir,
“oppa ghwenchana?” seohyun , calon istri ku, menatap ku bingung
karena saat ini aku tak mengucapkan apapun
“hmm ne, Ghwenchanayo” aku kembali tersenyum, mungkin ia
telah pergi, namun mengapa perasaan ku kembali tak tenang, kyuhyun kembali
menatap seohyun,
“ne,sebaiknya kau pergi oppa” seohyun sepertinya mengerti
arti tatapan kyuhyun, ia sangat tau kyuhyun tak mencintainya, ia membiarkan
kyuhyun untuk membatalkan pernikahan ini,
“tapi kau,,,” orang orang di dalam gereja semakin mentap
kyuhyun,
“sudahlah, aku mengerti” seohyun tersenyum, dan menatap kedua
orang tuanya
“baiklah, aku minta maaf seohyun-ah” kyuhyun membungkuk,
dihadapan hadirin dan seohyun, ia mentap kedua orang tuanya, dan segera berlari
keluar gereja, nafasnya terburu-buru, ia berlari sekitar gereja,
“eodigga, eodigga joo-ah, bogoshipeo?” kyuhyun berhenti
sejenak, untuk mengimbangi nafasnya, ia melonggarkan dasi yang ia pakai, namun
nafasnya kembali tercekat, saat melihat kerumunan orang banyak, ia segera
menghampiri kerumunan itu ternyat gadisnya tengah terkulai lemas, dengan mata
terpejam, segera mungkin kyuhyun membawa yeon joo kerumah sakit, ia tak lagi
memikirkan dimana mobilnya, ia membawa yeon-joo di pundaknya, ia berlari
menyusuri jalan gangnam untuk menuju Seoul Hospital,
“yeon joo kumohon bertahanlah” kyuhyun semakin mempercepat
langkahnya, ia berlari dan tak meperdulikan keringat yang membasahi wajahnya
serta tatapan orang orang yang melihatnya…….
Kyuhyun POV END^^
***
Entah sudah berapa jam
kyuhyun menunggu di luar ruangan ini, ia terus menunggu , dokter yang terus
memeriksa yeon-joo, wajahnya sangatlah kusut, rambutnya berantakan..
“kyuhyun-ssi” suara wanita
itu, suara yang kyuhyun kenali,kyuhyun segera membalikan tubuhnya mentap sunny
yang tengah berdiri di ambang pintu kamar yeon joo
“noona?” kyuhyun segera
menghampiri sunny
“mengapa kau ada disini ,
bukankah hari ini kau….?” Sunny terlihat bengong dengan kehadiran kyuhyun, ia
baru saja tiba, saat mengetahui yeon joo kembali memasuki rumah sakit, ia di
telfon seseorang, yang ternyata itu adalah kyuhyun
“aku, aku yang membawa
yeon joo kesini,, “ kyuhyun duduk dan menatap sunny
“bukan kah kau akan
menikah, mengapa sekarang kau disini, dan bertemu denganya?” sunny menatap
kyuhyun dengan bingung
“yaa seharusnya memang
begitu namun itu semua aku batalkan, aku mencari yeon joo, aku tau pasti ia
telah tak mencintai ku namun tak salahkan bila aku masih mencintainya?” kyuhyun
menatap sunny dengan mata yang berkaca kaca….
“Shillye Hamnida aggashi “
secar tiba tiba, seorang wanita paru baya menyentuh bahu kyuhyun, kyuhyun pun
membalikkan badannya
“ne ajjhuma,”
“ini bukankah, milik
istrimu tadi, maaf aku baru mengembalikkan nya sekarang, aku mengejarmu dari
gereja saat kau dengan tergesa gesa membawa istrimu yang tengah pingsan,”
swanita itu, memberikan tas hitam milik yeon joo kepada kyuhyun
“Khamsahamnida ajjhuma” kyuhyun membungkuk mengucapkan
terimakasih, dan segera mengambi, tas milik yeon joo.
“sebenarnya apa yang
terjadi pada yeon-joo noona?” kyuhyun kembali mentap sunny dengan penuh tanda
Tanya,
“eumm, aniya hmm” belum
selesai sunny menjawab, dokter telah keluar, dari ruangan, kyuhyun segera
menghampiri dokter tersbut
“uisanim bagaimana
keadaannya, yeon joo baik baik sajakan, yeoja ku baik baik saja kan?” kyuhyun segera
mencerca berbagai pertanyan kepada dokter
“mianhae tuan, kanker
kornea mata, yang menyerang matanya, telah menyebar luas, nyawanya tak dapat
kami selamatkan”
“mwooo , hahaaha kau
bercanda uisanim, kau bercanda!!” kyuhyun berteriak, dan merosotkan tubuhnya
kebawah, ia menangis, seperti terkana serangan petir, tubuhnya melemas, sembari
memeluk tas milik yeon joo
“apa maksud semua ini, ige
mwoya, ige mwoya,, joo-ah mengapa kau tak bilang, chagiya“ kyuhyun bagkit
dengan langkah gontai, ia menghampiri tubuh yeon joo yang terkulai lemas,
dengan mata terpejam , ia telah idur tenang
“yeobo bangunlah, kau bilang kau
mencintaiku, mengapa kau membohongi ku, yeobo bangunlah palli ireona, palli Park yeon joo kusuruh kau bangun!!” kyuhyun
mengguncang tubuh yeon joo, ia mendekap yeon joo
erat, dengan air mata yang
terus menetes, sementara itu, sunny menatap nanar ke arah kyuhyun, ia tak bisa
berbuat apapun dengan keadaan ini, ia mungkin tau segalanya, mengapa dulu yeon
joo meninggalkan kyuhyun, yaa karena itu semua yeon joo terkena penyakit kanker
kornea mata, yang bias menyebabkan kebutaan atau bahkan kematian, namun yaon
joo meminta dirinya untuk merahasiakan ini semua ia ingin kyuhyun mendapatkan
yeoja yang lebih baik daripadanya…….
Pemakan Yeon Joo, baru saja terselesaikan,
kyuhyun membuang sembarangan jas hitam yang ia kenakan, untuk pemakan yeon joo
tadi, matanya kembali, terpengarah mentap lagit malam kota seoul dari jendela
kamarnya, kyuhyun meraih tas yeon joo dan menemukan sebuah buku diary milik
yeon joo, kyuhyun berniat untuk membuka dan membukanya, ia berjalan menuju
ranjangnya, dan segera mendaratkan bokongnya pada ranjang empuk miliknya.
Ia
membuka satu persatu halam tersebut, halaman pertama, ia melihat foto dirinya
tengah tersenyum teramat ceria, halaman kedua, ia kembali menemukan beberapa
foto kecil, dirinya dan yeon joo saat mereka berlibur pada musim panas tahun lalu,
tanpa kyuhyun sadari, ia kembali menteskan air matanya, ia mulai membaca
tulisan tulisan tangan yeon joo, sebagian itu berisikan tentang dirinya,
kyuhyun tersenyum getir saat membaca beberapa tulisan itu, ia kembali membaca
tulisan yeon joo, yang ia lihat teramat panjang, dengan tulisan yang sedikit
berantakan, tak bisanya yeon joo menulis dengan berantakan…
“Kyuhyun-ah
bagaimana kabarmu saat ini?emmh pasti kau sangat bahagia, apa kau tau saat
kemarin aku menerima undangan pernikahan mu , aku terasa sangat hancur, namun
aku tau aku yang memintamu pergi dariku, karena aku memang tak pentas bersama
mu, kau terlalu sempurna untukku….
Kau tau kyu, selama
ini aku selalu merindukkanmu, merindukkan pelukkanmu, tingakah konyolmu ,
tingkah manjamu saat kau memintaku untuk aku masakan jajangmyeon, yaa aku sangat merindukanmu, jeongmal bogoshipeo
kyuhyun-ah…….
Jika boleh aku bertanya padamu , masih bolehkan aku
mencintai mu hmm ,, Nol saranghaedo doeni
kyu?? , bolehkan aku kembali merasakan saat aku bersamamu, penyakit bodoh ini yang
membuat ku harus menjauhi mu,kau tau kyu aku tak pantas untukmu,kau tak boleh
memiliki pendamping hidup yang akan buta nantinya, aku akan kehilangan
pengelihatan ku,, ataupun bahkan kehilangan nyawaku, maafkan aku kyu, mianhae
jeongmal mianhae, .
Norul hangsang
saranghal goya cho kyuhyun, pandangan ku
mulai buram aku takut kyu sangat takut bagaimana jika nanti aku tak bisa
melihat, aku takut kyu aku takut akan gelapnya dunia ku nanti, aku takkan bisa
melihat apapun, eothoke cho kyuhyun, aku harus bagaimana hmm??, mianhae selalu
membawa namamu disetiap tulisan ku, kau juga takkan tau ini bukan?, cho kyuhyun
aku sangat mencintaimu, berbahagialah cho kyuhyun, aku berjanji esok aku akan
datang ke pernikahan mu, aku ingin melihat bagaimana wajahmu, aku sangat
merindukanmu, merindukkan senyum indahmu, meskipun mungkin kau telah membenci
ku,, aku sangat mencintai mu cho kyuhyun…….Saranghae cho kyuhyun………..”
Kyuhyun
menutup lembar demi lembar buku harian yeon joo, ia kembali meneteskan air
matanya,
“ Kau bodoh Park yeon joo, kau fikir aku
tak mencintamu, kau gadis yang sempurna, meskipun nanti kau kehilangan pengelihatanmu,
aku akan menjadi mata untukmu, mengapa kau malah menjauh, maaf membuat mu
selama ini menyimpan semua ini sendiri, aku akan selalu mencintaimu yeon joo
,Park Yeon joo, aku
akan selalu menyimpanmu dalam kenangan ku ,,,nol saranghanda Park Yeon joo” kyuhyun memejamkan matanya
perlahan, mencoba merelakan yeon joo yang telah tenang ia akan terus menyimpan
cintanya, dan kembali melanjutkan hidupnya…………
-END-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar