Jumat, 19 September 2014

fanfiction "Just A dream"



FF ONE SHOOT
JUST A DREAM
CAST    : CHO KYUHYUN…….
                LEE SUNGMIN……..
                PARK YEON JOO……
                AND ALLL………..

GENRE : SAD, ANGST, ROMANCE  one shoot

                (   Lebih baik lagi denger lagu in my dream nya suju, dan JYJ yang in heaven pas baca ff ini, pasti ngena banget, haha :D  )

Seoul 13Maret 2013….

Matahari pagi kembali menyinari langit seoul dengan di iringi embun pagi yang menemani semakin menambah dinginnya pagi di akhir musim gugur ini, sesekali seorang namja yang masih meringkuk pulas di balik selimut tebalnya, ia menggeliat menampakan sedikit wajahnya mengedarkan mata cokelatnya menuju penjuru kamarnya, namun nafasnya tercekat saat ia menyadari tak ada lagi yang membuka gordeng  putih yang menghiasi kamarnya , tak ada lagi yang menjerit untuk membangunkannya, kyuhyun menyibak selimutnya perlahan berjalan dengan gontainya menuju lantai bawah,  melangkahkan kakinya menuju pantry dapur dan meneguk segelas air putih ia kembali melihat setangkai Bungan camphion ungu yang tergolek layu di atas vas kramik putih , ia meraih Bungan tersebut dan tersenyum samar…………   

Siapa lagi yang akan merengek meminta ku untuk membelikan bunga camphion setiap akhir minggunya, sudah lebih satu bulan kyuhyun tak mengganti Bunga champion yang berada di atas meja ruang makan di rumahnya. Ia masih merasakan tawa yeoja yang amat ia cintai di rumah ini, serta teriakan teriakan yang kyuhyun dengar setiap paginya, ia merindukan itu sangat merindukannya. Kyuhyun memperhatikan dirinya dari balik cermin, dirinya yang tengah berdiri merapihkan sedikit bajunya sebelum ia memulai bekerja, ia sedikit kesulitan memasang dasinya, ia kembali teringat yeoja nya selalu membantunya memasangkan dasi untuknya, ia hanya ,mampu tersenyum samar, kyuhyun menyambar kunci mobilnya dan segera menuju ke kantornya…



Aku terhentak seketika saat meresapi kesejukan helaian angin
yang menembus pori pori kulit
menyesapi setiap titik memori ingatan
Membuka semua memory tentang hidup
Pada semua hal yang telah di lalui
Namun kini semua itu hayalah memori yang tersimpan
Tersimpan dalam kenangan abadi
dan akan terukir di setiap hembusan waktu yang berlalu
Aku ingin tersenyum melepaskan segalanya
melupakan semuanya
Dan menganggapnya tak ada
Tapi ,itu tidak mungkin karena aku merindukanmu merindukanmu,
yaa sangat merindukanmu………..
-----
“Kyuhyun-ah kau ini kenapa eoh’ sejak rapat di mulai tadi kau terus termenung” sungmin yang merupakan sekertaris pribadinya terus memperhatikan kyuhyun, ia tau betul semenjak kecelakan itu terjadi kyuhyun terus saja terdiam seperti mayat hidup
“andai saja saat itu aku mendengarkannya dan tak memaksanya pasti semua ini tak akan terjadi kan hyung?” entah sudah beberapa kali kyuhyun selalu berucap seperti itu , ia hanya menatap lurus ke arah jendela luar
“kau bersabarlah , aku yakin ia akan kembali ,percayalah kyu” sungmin menepuk bahu kyuhyun perlahan…..

Seoul 14Maret 2013……

Kyuhun Pov^^

                Mengapa hujan sangat deras, bagaimana aku berjalan ke arah parkiran, aku benci jika harus basah ,,,well aku memang membenci hujan namun lagi lagi hujan yang membawa ku menganal yeoja ku, yeoja yang sudah tiga tahun lamanya mengisi seluruh relung hatiku, selalu meneriaki ku, memaki maki jika diriku yang bodoh ini melakukan hal aneh namun itulah yang ku sukai dari dirinya, si penyuka hujan, dulu ia selalu berlari dengan menggenggam bunga campion di bawah guyuran hujan tangisan bumi yang selalu membasahi wajahnya, masih sangat ia ingat betul bagaimana gadisnya bersorak sorak riang jika hujan turun dengan cepatnya kyuhyun selalu membawakan payung kuning di saat hujan itu turun ,namun lagi lagi yeoja nya selalu menolak untuk berpayungan dan lebih memilih terguyur derasnya hujan, semua kenangan itu kembali berputar di otak kyuhyun, ia hanya sesekali tersenyum samar sebelum mata cokelatnya mampu meloloskan buliran buliran bening dari pelupuk mataya…

“kau tau kyu hujan teramat indah , hujan membawa ku kebahagiannya, menyampaikan segala rasa rinduku pada eomma yang telah berada di surga, dan juga hujanlah yang membawaku bersama mu, apa kau ingat , dulu kau selalu ada bersama payung kuningmu ini setiap hujannya, dan kau selalu memberikan payung kuning ini kepada aku, kepada Park Yeon Joo, meskipun aku tau kau membenci hujan,kau bodoh cho kyuhyun”  Itulah yang selalu kau katakan jika hujan telah datang, hari ini aku sangat merindukanmu, aku ingin menemui saat ini juga joo-ah …………

“Mianhae ajjhusi” seorang yeoja kecil dengan payung kuning menabrak kaki kyuhyun, ia terjatuh tepat di hadapan kyuhyun setelah yeoja itu sebelumnya menabrak kyuhun
“gwenchana, bangunlah” kyuhyun membantu yeoja kecil itu berdiri,
“gomawo ajjhusi, kau sedang menunggu hujan ini reda yaa” gadis kecil itu, merapikan rambut panjangnya, dan menatap mata kyuhyun
“ne kau benar, kau sendiri mengapa berlari lari di tengah hujan seperti ini” kyuhyun memutuskan untuk duduk di sebelah yeoja kecil yang tengah membersihkan rambutnya, kyuhyun memberikan sapu tanganya yang baru saja ia ambil dari saku jasnya
“aku menyukai hujan ajjhusi. hujan teramat indah , hujan membawa ku kebahagiannya, menyampaikan segala rasa rinduku pada eomma yang telah berada di surga, kau juga menyukai hujan kan ?” yeoja kecil itu menerima sapu tangan yang kyuhyun berikan ia membersihkan rambutnya yang sedikit basah, namun kyuhyun hanya terdiam
“mengapa perkataan mu seperti itu, “ kyuhyun hanya bergumam dalam hatinya, ia tercengang mendengar penuturan kata gadis kecil yang duduk di sampingnya
“ajjhusi mengapa kau diam, apa kau sedang membuat permintaa?, aahh ternyata  benar yaa kata eomma ku, jika hujan tiba dan kita membuat permintaan pasti hujan akan menyampaikannya pada Tuhan , dan permintaan kita akan dikabulkan, permintaan apa yang kau buat ajjushi?” gadis kecil itu kembali menatap kyuhyun, ia berkata dengan polosnya dan meletakkan payungnya di depan kaki kyuhyun
“mwo?” kyuhyun kehabisan kata katanya
“ajjhusi, menapa kau hanya diam ayo katakan sesuatu apa yang kau inginkan saat ini” gadis kecil itu mengggoyang goyangkan lengan kyuhyun, meminta jawaba dari kyuhyun
“aku hanya ini membahagiakan orang yang ku sayangi, ingin membahagaikan yeoja ku ingin bertemu dengan yeoja ku dan kembali melihat senyumnya” kyuhyun tersenyum samar
“walau itu hanya lewat mimpimu, apa kau tetap ingin”
“ne”
“ahh baikalah, ajjhusi mianhae aku harus pergi dulu”yeoa kecil itu segera mengambil payung kuningnya, dan kembali berlari di tegah derasnya guyuran hujan, kyuhyun hanya memperhatikan yeoja kecil itu dari kejauhan sebelum yeoja kecil itu menghilang di balik gang tak jauh dari kantornya…

*****

Kyuhyun megerjapkan matanya berulang kali,saat siluet matahari memasuki kamarnya akankah ia lupa menutup gordeng  tadi malam, ia memperhatikan seluruh kamarnya tak seperti biasanya hari ini kamarnya tersusun teramat rapih, ia kembali menyibakan selimutnya, seperti biasanya ia kembali merasakan hawa sepi di rumahnya ia tersenyum getir, tak ada lagi susu hangat yang menyambut paginya serta kecupan kecupan kecil yang kyuhyun rasakan ia kembali menatap bingkai foto yang teradapat gambar dirinya tengah memeluk yeoja mereka tersenyum teramat bahagia mata kyuhyun mulai memanas ,kyuhyun berjalan menuju dapur, namun langkahnya terhenti saat melihat sesosok yeoja dengan dress putihnya sedang menyirami bunga bunga yang ada di depan rumahnya, kyuhyun segera berlari menuju taman rumahnya ia menatap lurus ke arah yeoja yang tengah membalikan tubuhnya tersenyum ke arah kyuhyun, nafas kyuhyun tercekat ia berjalan perlahan

“kau, “ kyuhyun mengulurkan tangannya ia menyentuh pipi yeoja yang kini berada di hadapannya, nafasnya masih memburu  kyuhyun tersenyum lebar, 

“wae? apa aku terlihat aneh menggunakan baju ini”yeoja yang berada di hadapan kyuhyun memanyunkan bibirnya, melihat reaksi kyuhyun yang terus saja terdiam
“kau ,kau” kyuhyun makin tercengang merasakan sentuhan hangat tangan yeoja yang ada di depannya, saat ini yeoja ini tengah menarik narik lengan kyuhyun
“mengapa kau diam saja, kau seperti melihat hantu ,aisshh menyebalkan”
“aniya aniya, yeppo , yeppoda” kyuhyun segera membawa yeon joo kedalam pelukkannya, kyuhyun terisak kecil, ia mencengkram erat bahu yeon joo
“mwo??? Kau ini kenapa, aku tak bisa bernafas kyu kau memelukku teramat erat” yeon joo bekata denga terengah engah, ia menjatuhkan selang air yang ia genggam untuk menyirami bunga
“mianhae, benar ini kau, park yeon joo ku” kyuhyun menangkupkan kedua tanganya di wajah kyuhyun
“ne, ini aku kau ini kenapa eoh?” yeon joo menatap heran kyuhyun yang terus menerus memeluknya membuat yeonn joo sedikit susah untuk menghirup oksigen ia melonggarkan pelukkan kyuhyun, dan berjalan menuju pantry dapur
“bogoshipeo, jeongmal bogoshipeo” kyuhyun berlari kecil memasuki rumahnya mengejar langkah yeon joo, ia kembali memeluk yeon joo dari belakang meletakkan dagunya di bahu yeoja yang amat ia sayangi
“kau ini bodoh atau apa kyu, mengapa kau membiarkan bunga champion ini layu kau juga tak membereskan rumahmu, pabboya” yeon joo mengambil Bunga champion ungu dari vas Bunga ia melepaskan pelukkan kyuhyun dengan gusar
“mianhae, baiklah bagaimana jika hari ini kita mencari Bungan camphion itu” kyuhyun kembali memeluk yeon joo dan menghirup aroma tubuh yeon joo, mengecup singkat bahu yeon joo dari balik dress putihnya…
“mwo? Jinjja” kau serius, “ yeon joo  membalikkan tubuhya ia tersenyum senang
“ne, aku serius kau mau” kyuhyun mengecup singkat kening yeon joo
“baiklah , kau mandi dulu aku akan mempersiapkan sarapan untukmu arraseo”
“kau janji tidak akan pergi saat aku sedang mandi “ kyuhyun menarik tangan yeon joo
“aku tak akan pergi, memang aku mau kemana, cha mandilah palli ne, “ yeonjoo mendorong tubuh kyuhyun menuju kamar mandi , ia tersenyum kecil….

Tak masalah jika aku kesepian setiap kali aku memikirkanmu
Senyum tersirat diwajahku, saat melihatmu tersenyum tertawa dan bahagia
Tak masalah jika aku lelah ,setiap kali kau merasakan kebahagiaan
Karena hatiku dipenuhi oleh cinta
Cinta yang entah sejak kapan merasuki diriku
Hari ini aku kembali menghirup udara segar
Hari ini aku kembali hidup di dunia yang keras
Bahkan jika aku lelah, hingga aku menutup mata
Hanya gambar dirimu yang ku lihat ,hanya seulas senyum itu yang tergambar hanya hembusan nafasmu serta lengkingan suara indahmu yang menggema di seluruh ruang hidupku….
Jika kita memang saling mencintai
Ku harap itulah kekuatan hidupku
dapat terus melihatmu……


Deburan ombak membasahi kaki telanjang kyuhyun ia tersenyum teramat lebar memperhatikan yeojanya yang tengah bermain main dengan ombak ombak kecil di pinggir pantai, sejak siang tadi yeoja nya merengek memintanya membawa ke pantai tak memperdulikkan dinginnya akhir musim gugur yang menusuk hingga memasuki pori pori kulitnya, kyuhyun melepaskan syal merah yang melilit leher putihnya, ia menghampiri yeojanya dan segera melilitkan syal merah itu ke leher jenjang yeon joo

“Pakailah ini disini sangat dingin kau hanya berbalut mantel biru ini saja” kyuhyun membalik tubuh yeon joo, yang sedang tertunduk menatap pasir putih yang dengan bebasnya menutupi sebagaian telapak kakinya..
“gomawo “ yeon joo mengangkat Bungan camphion ungu yang sedari tadi ia genggam, sebelum mereka ke pantai mereka pergi mencari bunga campion ungu , bunga yang sangat yeon joo sukai
“tak ingin pulang hmm?” kyuhyun mengecup singkat kening yeon joo dan mengaitkan jari jarinya dengan tangan yeon joo
“sebentar lagi, bisakah kau menunggu ku? “ yeon joo menatap kedua manik mata kyuhyun..
“aku akan selalu menunggu mu” kyuhyun memeperlihatkan senyum terbaiknya
“jinjja, kalau begitu sekarang tunggulah aku, atau kau ingin mengejarku”yeon joo memukul kecil perut kyuhyun, lalu ia berlari sebelum kyuhyun  berhasil menangkapnya
“kau ini, aku akan menangkapmu joo-ah” kyuhyun tertawa pelan, ia segera berlari kecil mengejar kepergian yeon joo yang sudah berlari dengan cepat mengitari sekitar pantai, ia tersenyum melihat tingkah gadisnya itu…

Tatapan mata itu tak dapat lagi ku kendalikan, Suara merdu itu selalu membuatku tersentak Tangan lembutnya yang selalu memelukku membuatku merasa nyaman, Tetaplah seperti ini tetaplah berada dalam pelukanku, aku berjanji akan terus memberikan Bungan camphion ungu ini untukmu, akan terus menuruti semua kata katamu, dan tetaplah berteriak untukku, tetaplah berjalan ke arahku, tersenyum penuh indah seperti itu, yeon joo kuharap inilah waktu yang tepat untuk mengajak mu berjanji di hadapan Tuhan…

“joo-ah ireona ,chagi ya ireona” kyuhyun menyingkirkan rambut rambut kecil yang menutupi wajah yeon joo, sudah satu jam yag lalu mereka meniggalkan pantai, kini kyuhyun menatap yeon joo yang tengah tertidur di dalam moobilnya, dengan memeluk Bungan camphion ungunya, ia mengambil smartphonenya dan mengambil beberapa gambar ketika yeojanya sedang tertidur, kyuhyun tersenyum kecil

“kyu apa yang kau lakukan eoh”? yeon joo mengerjapkan matanya, ia merenggangkan otot badannya…
“aniya tak ada yang ku lakukan” kyuhyun terkik kecil
“aiisshh Gheojhitmal” yeon joo menatap kyuhyun, mencoba mencari kebohongan yang kyuhyun ucapkan…
“aniya, kalau tak percaya periksa saja , tak ada yang ku sembunyikan” kyuhyun mengangkat kedua tangannya, ia kembali tertawa lepas
“kau ini , awas saja jika aku menemukan kau berbuat aneh aneh aku tak segan segan akan membunuhmu tuan cho lihat saja nanti”yeon joo memajukan tubuhnya, memeriksa beberapa kantung yang ada di mantel serta kemeja biru yang kyuhyun gunakan..
“ige mwoya” yeon joo menghentikan tanganya, di saku kantung kanan mantel kyuhyun, tanganya meraih kotak biru itu dan menatap kyuhyun
“buka saja” kyuhyun memutar tubuhnya mengahadap yeon joo
“Ne?”  dengan perlahan Yeon joo membuka kotak biru itu, ia tercengan melihat sepasang cincin dengan permata sapphire blue menghiasi di tegah tengah cincin itu, ia menatap kyuhyun mencoba meminta keterangan atas benda yang ia dapatkan ini..
“Wae?, mengapa kau menatap ku seperti itu eoh’?” kyuhyun menyentil kening yeon joo pelan
“aishh appo-ya, kau berniat untuk melamar aku tuan cho” yeon joo mengusap keningnya
“aniya” kyuhyun menjawabnya dengan datar

“haah ku fikir kau sedang melamarku, kau memang tak bisa sedikit romantic, huh pabboya” yeon joo meletakkan sepasang cincin itu di dashboard  mobil
“aku memang sedang tak melamar mu, namun aku ingin memintamu sebadagai istriku,  nawa gyuhrehonhaejullae, Park Yeon Joo?” kyuhyun meraih kedua tangan yeon joo, ia menunjukkan senyum terbaiknya
“ne, I do cho kyuhyun” yeon joo meneteskan air matanya, ia meraih tubuh kyuhyun dan memeluknya erat”
“orae juhnbutuh nuhreul wihae junbihan , nae sone bitnaeun banjireul bada jwuh” kyuhyun mengambil cincin itu, dan memberikannya pada yeon joo, mengecup singkat bibir yeon joo
“gomawo” yeon joo tersenyum, dan bebricara dengan suara seratknya, ia menangis lagi, membenamkan wajahnya pada dada bidang kyuhyun
“kajja kita turun”
“tapi dimana ini, kita belum sampai kyu” yeon joo melonggarkan pelukkannya
“apa tak lihat saat ini kita berada di rumah Tuhan” kyuhyun menunjuk geraja yang berada di depan mobilnya
“cho kyuhyun kau? Yeon joo menatap kyuhyun dengan tak percaya, ia membuka pintu mobil, dan segera menyusul langkah kyuhyun, yang tengah berjalan ke arah gereja
“cho kyuhyun tunggu aku” yeon joo kembali berteriak, saat langkahnya jauh tertinggal di belakang kyuhyun, namun kyuhyun hanya tersenyum dan sudah memasuki gereja
“cepatlah kemari kau tak ingin mengadakan pemberkataan dan mengucapkan janji dengan ku di hadapan Tuhan saat ini” kyuhyun tengah berdiri, memperhatikan yeon joo yang saat ini hanya mengenakan dress putihnya dan mantel berwarna biru berdiri di depan pintu altar
“eoh?” kyuhyun melangkahkan kakinya pelan nafasnya tak beraturan ia merasakan detak jantungnya berpacu teramat cepat, dengan menggenggam sebuket campion ungu, yeon joo melangkahkan kakinya untuk berdiri di samping kyuhyun
“kajja, kau siap” kyuhyun meraih tangan yeon joo yang sudah berdiri di sampingnya,
“aku cho kyuhyun berjanji akan selalu mencintai, menyayangi dan selalu akan menjaga Park yeon joo sebagai istri ku dalam senang maupun duka, akan selalu menghargai dan berada di sisi nya seumur hidupku melalui berbagai kesulitan dan sepanjang hari bersamanya,untuk seumur hidupku aku bersumpah akan selalu berada di sisi seorang park yeon joo dan selalu melengkapi hidupnya” kyuhyun menggenggam erat tangan yeon joo, menatap erat mata yeon joo
“aku park yeon joo berjanji akan selalu mencintai, menyayangi cho kyuhyun dalam senang maupun duka, akan selalu menghargai dan berada di sisi nya seumur hidupku melalui berbagai kesulitan dan sepanjang hari bersamanya,untuk seumur hidupku aku bersumpah akan selalu berada di sisi seorang Cho kyuhyun” yeon joo berkata dengan terbata bata, buliran bulira bening itu kembali membasahi kedua pipinya
“gomawo, gomawo, Norul hangsang saranghal goya ” kyuhyun membuka kotak biru itu dan memasangkan salah satu cincin di jari manis yeon joo
“ne, nado saranghae kyu” yeon joo pun memasangkan cincin itu di jari manis kyuhyun,
Saranghada” kyuhyun meraih tengkuk yeon joo, mengecup kecil bibir yeon joo, bibir mereka pun bertautan, yeon joo meneteskan air matanya, ia mencengkram erat kerah kemeja yang kyuhyun gunakan, menempelkan bibirnya semakin dalam…….


------

Seoul 15maret 2013

“mianhae, waktumu hanya sampai disini kyu,gomawo aku sangat mencintaimu, jeongmal saranghae”
“kajjima kajjima jebal kajjima”
“aniya, saranghae cho kyuhyun”


Suara itu, kyuhyun menegrjapkan matanya ia bangkit, dan di tatapnya ruangan yang kini bernuansa putih, kyuhyun tertunduk lemas, ia kembali menjatuhkan air matnya, tak sanggup menatap seseorang yang kini sedang terbaring lemah di sampingnya, kyuhyun menatap lurus ke arah jendela yang menampakan langit pagi di kota seoul , sepertinya  salju pertama pagi ini telah tiba, kyuhyun merapihkan sedikit bajunya, 

“ajjhusi ini mimpi yang kau inginkan, waktu mimpimu tak akan terulang lagi” bayangan yeoja kecil yang kemarin kyuhyun temui kembali terlihat, ia menatap kyuhyun dengan senyum cerianya, namun perlahan yeoja kecil itu menghilang saat kyuhyun mulai membuka kedua kelopak matanya.
“aniya, ige mwoya? , apa itu hanya mimpi eoh’?” kyuhyun meraih tangan halus seorang yeoja yang tengah terpejam di ranjang rumah sakit, ia teringat sejak kemari sore sepulang kerja kyuhyun segera mengunjungi yeon joo kekasihnya yang tengah koma ……

“eoh, cincin ini, apa semua ini kenyataan, namun mengapa kau kembali tertidur?? , ayolah bangun chagiya,mengapa aku harus terbangun dari mimpi itu “ kyuhyun menatap cincin biru yang melingkar di jari manis yeon joo, ia menatap heran yeonjoo yang tengah terpejam

Kyuhyun kembali mengingat kejadian saat ia kembali bertemu dengan yeojanya, kembali memeluk yeojanya, entahlah mungkin itu sebuah hadiah dari tuhan melalui  mimpinya yang nyata, ia kembali menemui yeojanya, kyuhyun kembali memeluk tubuh yeonjoo yang tergolek lemas, ia kembali mengingat kejadian kecelakaan itu, yang merebut yeojanya..

Flashback^^

3Febuari 2012….

“tak bisakah kau mendengarkan ku kali ini saja eoh, berhenti dari pekerjaan itu menjadi pelayan sebuah cafe ,tinggal lah bersama ku, aku mampu membiayai mu araaseo!!” kyuhyun berteriak keras saat ia sedang mengemudi, yeonjoo yang saat itu tengah menangis di sampingnya tak ia pedulikan, saat ini kesabaran kyuhyun telah habis, karena ia masih melihat yeojanya bekerja sebagai pelayan cafe, kyuhyun ingin membiayai yeonjo namun yeonjoo menolak itu semua itu…
“kau fikir aku wanita seperti apa cho kyuhyun, aku tau harta mu tak akan habis hanya untuk membiayai hidupku, tapi ku mohon biarkan aku tetap menghidupi diriku sendiri” yeonjoo kembali mencengkram erat ujung dress hijau yang ia kenakan , ia tak berani menatap amarah kyuhyun yag tengah meluap luap…
“ku mohon berhenti dari pekerjaan itu,kau tau aku hanya tak ingin kau lelah !!!” kyuhyun membanting setir, dan menghentikan mobilnya, ia memutar tubuhnya menghadap yeon joo..
“aniya aniya, aku tidak mau, kau egois kyu” yeon joo melepaskan cengkraman kyuhyun, dan membuka pintu mobil,  namun naas saat ia baru saja ingin berjalan, sebuah mobil dengan kecepatan tinggi menabrak tubuhnya, membuat tubuh yeon joo terhempas di ujung jalan…
“YEON JOO!!!” kyuhyun berteriak, dan segera berlari ke arah yeonjo, yang tengah berlumuran darah, kyuhyun mendekap tubuh yeonjoo dalam pelukkannya tak memperdulikkan seberapa banyak darah yang mengotori bajunya
“palliwa ireona chagiya, bangunlah kumohon” kyuhyun menggoncang goncangkan tubuh yeonjoo….

Flashback end^^


Takut, aku sangat takut dengan masa-masa tanpamu
Tidak aku tak bisa ,tak bisa sendiri
Bagaimana aku bisa hidup jika aku hanya sendirian
Wajahmu yang familiar,pada foto lama
Kenangan berharga yang telah terkubur
Jangan pergi, jangan pergi, jangan pergi meninggalkanku
jika memag waktu ku telah habis aku akan terus tersenyum menatap mu
Jika memang kehidupan yang kita lalui sesingkat ini
Aku akan terus mengepakan sayap ku yang ada pada dirimu
Aku akan terus tersenyum untuk melanjutkan hidupku
akan terus tersenyum saat mengingat dan bersamamu
meski itu nanti nya akan menjadi sebuah kenangan

            Kau tau mimpi itu teramat indah untukku, terimakasih park yeonjoo, gomawo gomawo, aku akan selalu menunggu mu, menunggu mu kembali padaku, menunggu senyum manismu menunggu setiap lengkingan lengkingan suaramu yang meneriaki namaku, jeongmal bogoshipeo, cepatlah bangun dari tidur panjangmu arraseo, jangan khawatir aku akan selalu menunggumu untuk membuka matamu…..

Norul hangsang saranghal goya park yeon joo, aku akan selalu menunggu mu membuka mata indah mu…… -Cho Kyuhyun-

-END-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar