FF “MY MISTAKE”
Genre : Angst, Sad
Lenght :one shoot
Cast : Cho kyuhyun,
Park Yeon Joo
LEE SUNGMIN
----------
“jangan pernah menyuruhku berhenti mencintai mu
karena itu membuatku sesak” – Park Yeon Joo-
“menjauhlah, jangan pernah lagi simpan perasaan bodoh itu
Aku sangat tak pantas menerima itu” –Cho Kyuhyun-
Sore ini langit kota seoul nampak tak bersahabat awan hitam semakin
menutupi sebagian kota seoul, sesekali sesosok gadis hanya menatap datar ke
arah jendela café ,menatap tangisan bumi yang semakin mengguyur dengan derasnya.
Setitik air terpampang jelas di jendela yang saat ini tengah gadis itu pandangi
.Pandangan gadis itu memudar karena tertupi air mata yang sebentar lagi sukses
meluncur deras dari arah kelopak matanya. Gadis itu menundukkan kepalanya
menyentuh cagkir cokelat berisikan cokelat panas kesukaananya, baru kali ini ia
sama sekali tak menyentuh kue tiramisu kesukaannya, hanya di pandanginya
perlahan sambil sesekali memainkan kepingan sendok keramik.
Sudah lebih dua jam lamanya gadis
bernama Park Yeon Joo menunggu kedatangan ‘pria’ yang mungkin ia sendiri sudah
tau ‘pria’ itu tak akan datang, namu entahlah kegigihan dalam dirinya tetap
membawa gadis itu tetap menunggu…
Dddrrrttt…drrrtttt
“dimana kau
saat ini?,pulanglah, aku di depan rumahmu”
Yeon Joo segera merogoh saku celana
nya untuk megambil smartphone putih miliknya dilihatnya sebuah pesan ,ia
tersenyum samar dan segera mengeluarkan beberapa lembar won untuk membayar
semua makanan yang sama sekali tak ia sentuh, yeon joo segera berlari cepat menyusuri
jalanan gangnam di tengah derasnya hujan sore ini, tak ia pedulikan derasnya
hujan yang membasahi seluruh tubuhnya menyebabkan hawa dingin menyeruak di
sekujur tubuhnya..
“mianhae aku terlambat” Yeon joo
mengatur nafasnya, dengan keadaan yang basah kuyup ia segera berhambur di
hadapan namja yang saat ini tengah menatap nya dengan pandangan tak dapat di
artikan, yeon joo sama sekali tak memperdulikan dirinya yang sudah basah ia
hanya mampu menggigit bibirnya untuk menahan segala rasa dingin yang semakin
menyelimuti dirinya, ia hanya mau
memastikan kini ‘pria’ yang selalu ia cintai tak akan marah karena
keterlamabatan dirinya, karena ia sangat tau ‘pria’ itu takakan mau untuk
menunggu dirinya..
“masuklah dulu, ada yang ingin ku
bicarakan padamu” Cho kyuhyun, pria yang
sejak tadi menunggu kedatangan yeon joo , meski ia sangat tau sejak beberapa
jam lalu yeonjoo berada di café tempat dimana seharusnya mereka bertemu, namun
lagi lagi kyuhyun menanggalkan janjinya..
“arraseo, tunggulah sebentar” yeon
joo segera memasuki rumahnya menuju kamarnya yang terletak di lantai dua, rumah
yang hanya ia tinggali sendiri setelah kepergiaan kedua orang tua yang dua
tahun yang lalu akibat kecelakaan mobil yang mereka tumpangi, kini yeon joo
harus mampu menanggung semua kebutuhan hidupnya, dengan bekerja part time setiap
malamnya dan menyerahkan beberapa karya novel miliknya ke beberapa instasi
percetakaan untuk di perjual belikkan dengan itu pun yeon joo mampu melanjutkan
jenjang perguruan tingginya di sebuah Universitas di seoul Kyunghee University…
“mengapa kau tak mengganti pakain
mu, kau bisa sakit nanti “ suara berat itu memperlambat langkah yeon joo menuju
dapur nya untuk sekedar membuatkan teh hangat pada namjanya..
“aniya, aku baik baik saja kyu, kau
ingin minum apa” yeon joo membalikkan tubuhnya menatap mata cokelat namja yang
kini tengah berada di hadapannya menatap pundak kokoh yang dulu selalu
memberikannya kehangatan ..
“berhenti lah bersikap seolah tidak
ada apa apa, berhentilah tersenyum seperti itu” kyuhyun memajukkan tubuhnya,
mencengkram erat tangan yeon joo yang tengah bergetar hebat, ia sangat tau kini
‘yeoja’ nya tengah menahan air matanya ….
“lalu apa yang harus aku lakukan
eoh’, harus meminta mu menjauhi ku, apa itu yang kau mau , sudah cukup cho
kyuhyun” yeon joo mengerang perlahan saat merasakan sakit di pergelangan
tangannya , ia semakin menahan isak tangisnya
“ne, aku ingin kita………………” kyuhyun
menunduk dan menarik nafasnya panjang memejamkan matanya sesaat, sebelum kata
katanya telah terputus akibat dorongan dari yeoja nya ..
“berhentilah berbicara, sebaiknya
kau pulang aku sangat pusing saat ini aku ingin mandi, aku tau kau tak suka
menungu lebih baik kau pulanglah” yeon joo yang seakan tau apa yang akan
kyuhyun ucapkan ia menahannya, ia tak mau ini terjadi.
Yeon joo segera berlari menuju kamarnya
tak ia pedulikkan tatapan kyuhyun yang mentapnya bahkan bergumam kecil
memanggilnya. Yeeon joo membanting pintu kamarnya , tubuhnya melemas, ia
mencengkram erat ujung kemeja yang ia gunakan, ia semakin terisak, kejadian itu
semakin terulang dengan jelas di otaknya, ia hanya mampu meloloskan air
matanya…..
FLASHBACK^^
“cha sudah selesai” dengan senyum
yang merekah di sudut bibirnya yeon joo berlari kecil sambil membawa kotak
makanan yang berisikan jajangmyeon yang baru saja ia buat, ia hendak mengunjungi
apartement namja nya saat ini..
“tuan cho aku akan datang jadi
tunggulah aku, kau tau seberapa besar aku merindukkanmu saat ini, kau sangat
sibuk akhir akihr ini pesan pesan ku tak kau balas, ahh apa yang membuat namja
ku sesibuk ini” yeon joo bergumam kecil saat memandangi foto kyuhyun yang
terpampang jelas di layar smartphone nya…
“Danyeo
wasemnida” yeon joo melangkahkan kakinya memasuki apartement kyuhyun, ia
meletakkan kotak biru berisikan jajangmyeon itu di meja ,dan kembali mencari
cari sosok namjanya yang biasanya sudah berada di apartment nya sepulang
bekerja tadi..
“kyunie
eodigga?” yeon joo hendak membuka pintu kamar kyuhyun, yang sama sekali tak
terkunci..
“kyuuuuu………”
senyum di sudut bibir yeon joo hilang, seluruh pusat tubuhnya terasa terhenti
saat ia memasuki kamar kyuhyun, melihat namja nya tengah bercumbu dengan yeoja
lain dan tanpa mengenakan sehelai pakain , yeon joo terduduk lemas, sebelum
sebuah suara memanggilnya suara itu kyuhyun..
“joo-ahh
“ kyuhyun segera melepas tautan bibirnya yang tengah mengecupi leher seorang
yeoja, ia tersentak melihat yeoja nya kini terduduk lemah menatapnya dengan
pandangan buram, yeon joo segera bangkit dan menuju dapur, ia mangis terisak..
“tunggu”
kyuhyun segera mengenakan semua pakaiananya, dan mengejar yeon joo, ia
menemukan yeon joo tengah terduduk lemah di depan lemari ice nya, kyuhyun
menarik nafasnya panjang..
“mianhae
mianhae” kyuhyun merengkuh yeon joo kedalam pelukkannya, membeiarkan yeon joo
menangis
“lepaskan
aku kyu, hiksss hiksss “ yeon joo semakin terisak ia melihat seorang yaoja
cantik yang tak ia ketahui namanya segera keluar dari apartement kyuhyun dengan
langkah tergesa gesa,
“aniya
aniya cahagiya aniya” kyuhyun mencengkram erat tubuh yeon joo, ia sangat tau
apa yang ia lakukan ini sangatlah menyakiti hati yeoja nya, ini sebuah
kebodohan terbesar yang ia lakukan..
Yeon joo tengah duduk di sofa
cokelat yang berada di ruang tamu apartment kyuhyun, mata sembabnya masih mendominasi
wajahnya, sejak kejadian satu jam yang lalu , yeon joo masih berdiam diri,
entah fikiran dari mana ia ingin menganggap semua ini tak ada dan tak pernah
terjadi mungkin ia yeoja terbodoh sudah jelas jelas melihat namjanya bercumbu
dengan yeoja lain namun tetap saja ia mengnggap itu semua seperti tak terjadi..
“mianhae
jeongmal mianhae aku melakukan itu karena aku…………” kyuhyun duduk di hadapan
yeon joo memegang erat kedua tangan yeon joo,
“hentikan
kyu, anggap semua ini tak pernah
terjadi, anggap aku tak pernah melihatnya” yeon joo terisak kecil, ia menahan
semua air matanya..
“aku
akan pulang terlebih dulu, di meja sudah ku buatkan jajangmyeon makanlah” yeon joo melangkahkan kakinya
keluar ia menahan sesak yang menyelimuti hatinya, ia berfikir untuk menjuahi
kyuhyun dulu beberapa hari ini , untuk membuang semua rasa sakitnya,dan akan
menemui kyuhyun beberapa hari nanti dan menggap semua kejadian pahit ini tak
pernah ia lihat..
FLASHBACK
END^^
Yeon joo semakin mendekap lututnya
kejadian kelam itu kembali ia ingat, ia kira dengan melupakan semuanya
menganggap kejadian itu tak pernah ada dapat membuatnya menerima kyuhyun
kembali, namun fikirannya salah ia semakin sakit saat kembali mencoba
menganggap kejadian tak pernah ia lihat, di satu sisi yeon joo sangat tak
sanggup apa lagi tak mau kehilangan sosok seorang cho kyuhyun.Yeon joo semakin
terisak tak ia perdulikkan tubuhnya yang tengah menggigil dingin…..
Kyuhyun
Pov ***
“Aaaarggggghhhhh
pabbo pabbo !!!!” Kyuhyun membanting setir nya di tengah tengah jalan sepi, ia
mengerang dan membenturkan kepalanya ke setir mobil…
Apa
yang ku fikirkan saat ini, mianhae joo-ah mianhae, aku tau aku sangatlah bodoh
berhentilah bersikap semua baik baik saja berhentilah memberikan senyum bodoh
mu itu, kau tau senyum mu semakin membuatku merasa bersalah, wine yang membuat
ku seperti itu maaf kan aku chagiya, mianhae aku tau aku saat ini telah kotor
aku mungkin sudah tak pantas untukmu mengapa aku bisa seceroboh ini.
Kau
bodoh cho kyuhyun, yeon joo berhentilah terus menunggu ku berhentilah bersikap
baik padaku labih baik kau menancapkan pisau di jantung ku dari pada kau
memberikan senyum mu seperti itu aku tau kau sangatlah hancur aku tak pantas
untukmu,mengapa kau selalu menahan ku untuk pergi aku sangatlah tak pantas
untukmu, nappeun namja aku nappeun namja. Seharusnya malam itu aku tak
menyentuh Victoria dalam keadaan mabuk, yeon joo ku mohon menjauh dari ku,
berhenti menangisi aku….
Kyuhyun
tersenyum getir, perlahan air matanya membasahi kedua pipi putihnya, ia tau
bahkan sangat tau keadaan ini salah keadaan ini ia yang membuatnya membuat
hubungan nya dengan yeoja yang ia sayangi menjadi rusak ia merusak segalanya
karena nafsu sematanya.Perlahan kyuhyun membuka kaca mobilnya membiarkan angin
malam ini menerpa wajahnya berharap dengan perginya angin malam ini akan
membawa semua masalah yang menyelimutinya saat ini. Ia sangat tau semenjak
kejadaian kelam itu gadisnya sering menangis di belakangnya namun yeon joo
teramat pintar menutupi semua itu
mencoba berpura pura seperti tak ada yang terjadi dengan alasan ingin tetap
mempertahankan semua ini meski dirinya sangat tersakiti dengan semua sikap
kyuhyun selama ini, kyuhyun telah mencoba berusaha menjauhi yeon joo dengan
cara selalu membatalkan semua janji nya selalu bersikap cuek akhir akhir ini ,
ia tak ingin semakin melihat yeon joo menangis dan terus berpura pura tampak
bahagia di hadapannya..
Mungkin
hanya ini yang bisa aku lakukan untukmu joo-ah berbahagialah dengan namja yang
lebih baik dari ku aku tau aku telah kotor meski pun berulang kali aku meminta
maaf padamu itu tak akan pernah cukup, mianhae yeon joo mianhae chagiya aku
harus membuatmu membenci ku menjauhi ku, saranghae Park Yeon Joo…..
Kyuhyun
Pov End **
-------------
Senja
sudah mulai tertidur, bau tanah sangat menyeruak di setiap penciuman manusia,
kala itu rintik hujan masih enggan beranjak dari langit kota seoul. Yeon joo
tersenyum penuh setelah menyelesaikan beberapa tugasnya ia segera beringsut
dari kasurnya untuk segera menuju apartement kyuhyun, ia ingin kembali memulai
rutinitas seperti dulu memasakan malam untuk namja nya, rutinitas yang terhenti
semenjak kejadian kelam itu, mata yeon joo kembali memanas setiap mengingat
kejadian itu.
Dengan
langkah pastinya yeon joo berjalan dengan berpayungan ia tau rintik hujan
amatlah turun semakin deras, yeon joo semakin mempercepat langkah
kakinya.Sesampainya ia di depan pintu apartement kyuhyun segera yeon joo
memasukan kode pengaman di pintu masuk, tentu saja kode yang sudah sangat ia
hapal betul, yaitu tanggal lahirnya sendiri, kyuhyun sendiri yang meminta
dahulu, menggunakan tanggal lahirnya untuk kode apartement milik kyuhyun….
“Danyeo
wasemnida” dengan meletakkan kantung plastic berisikan beberapa makanan kecil, yeon
joo memperhatikan apartement kyuhyun yang sedikit berantakan beberapa buku dan
piring kotor tergeletak di meja, dengan cepat yeon joo membereskan
semuanya,merapihkan dan meletakkan beberapa buku ke dalam rak kayu berwarna
cream yang terletak di sudut ruangan. Yeon joo tersenyum saat melihat beberapa
fotonya dan kyuhyun terpampang jelas di sebuah frame yang di letakkan di sebuah
etalase kaca , foto saat kyuhyun tengah memeluk dirinya di sebuah pantai yang
terletak di Busan, dan beberapa foto kecil yeon joo…
“kau
sudah pulang” yeon joo menolehkan kepalanya saat mendengar suara pintu terbuka, dengan jelas namjanya kini
tengah berdiri dengan tampang kusut dan memijit sekitar keningnya, kini kyuhyun
menatap yeon joo dengan pandangan sayu…
“mengapa
kau kemari, aku tak menyuruh mu kesini bukan” kyuhyun berjalan dengan terseok
ke arah kamarnya, membuang jas hitamnya ke sembarang tempat, dengan cepat yeon
joo mengambil jas yang kyuhyun lempar ke lantai..
“berhenti
disitu joo-ah” kyuhyun menaikan alisnya, ia semakin gusar dengan kelakuan yeon
joo yang semakin hari tak membenci nya, ia sangat runyam hari ini kyuhyun
mencoba menahan amarahnya…
“wae,
kau kenapa kyu, ada masalah pada kantormu?” yeon joo mencoba mendekati kyuhyun,
ia mengusap perlahan lengan kyuhyun..
“
AKU BILANG BERHENTI DISITU !!! BERHENTI MENEMUI KU AKU MUAK DENGAN SEMUA INI !!!” dengan nafas tergesa gesa kyuhyun membentak
yeon joo, ia telah kehilangan kendali nya,
“waeyo,
? kau kenapa eoh’” yeon joo mencoba menahan air matanya. Ini untuk pertama
kalinya ia melihat kyuhyun membentak dirinya seperti ini.
“jangan
pernah kau menemui ku lagi, kita berakhir, aku tak pantas untukmu, pergi dari
hadapan ku yeon joo-ssi” kyuhyun
memejamkan matanya, wajahnya memerah menahan segala amarah yang akan segera keluar..
“tapi
kenapa kau bilang ini berakhir maksudmu kita berakhir” seluruh pusat tubuh yeon
joo melemas, ia masih mencoba mempertahankan dirinya untuk tidak menangis,
tubuhnya bergetar hebat saat menahan amarah kyuhyun yang saat ini tengah
memuncak..
“ne,
berhenti mencintai ku berhenti berpura pura bahagia dengan keadaan yang seperti
ini berhenti berhenti, hilangkan semua perasaan mu!!! “ kyuhyun mencengkram
bahu yeon joo yang bergetar ia menunduk, tak mampu menatap kedua mata yeon joo
yang akan membawa keteduhan tersendiri untuknya…
“kau….
Kau… tidak berhak melarang perasaan ku, meski aku mencoba menghilangkan
perasaan itu , itu teramat sulit kyu, ku mohon jangan seperti ini kajjima
kajjima cho kyuhyun jebal kajima” yeonjoo menjatuhkan tubuhnya ke lantai,
tubuhnya melemas ia seperti tidak mementingkan harga dirinya lagi ia terlalu
dalam mencintai seorang cho kyuhyun yang telah menyebabkan luka di relung
hatinya, yeon joo tak memperdulikkan semua itu, ia tetap mempertahankan ini
semua…
“aniya
aniya, aku tak bisa, kau tau aku sudah tak memilik pekerjaan lagi haaah manager
baru itu memecat ku dengan alasan aku menggunakan uang perusahan haah semua itu
tak benar, aku kotor aku kotor, MENJAUH DARI KU PARK YEON JOO AKU TAK PANTAS
UNTUKMU PERGI DARI HADAPAN KU SAAT INI JUGA !!! kyuhyun menunduk, menatap yeon joo
yang tengah terisak, memegang erat lengan yeon joo dan membawa yeon joo keluar
dari apartmentnya…..
“kyuhyun,
cho kyuhyun buka ku mohon mianhae” yeon joo memukul pintu apartement kyuhyun,
ia berjalan dengan terseok langkahnya tak menentu..
“mianahe
mianhae chagiya mianhae joo-ah aku tak pantas untukmu” kyuhyun menuntup
pintunya, membanting semua benda yang ada di dekatnya…….
Mungkin
ini jalan yang terbaik, menjauh lah dari diriku park yeon joo, semua ini telah
berakhir tak ada lagi seorang cho kyuhyun yang mampu melindungi mu, tak ada
lagi cho kyuhyun yang mampu memberikan mu kasih sayang yang tulus, aku adalah
namja yang begitu bodoh, mungkin ini hukuman untukku, mungkin bukan hanya kau
yang marah, Tuhan pun marah aku sungguh tak pantas untuk bersanding dengan mu ,
carilah namja yang mampu membahagiakan mu , mampu membuat senyum indahmu
kembali terukir , bukanlah senyum berpura seperti yang kau lakukan akhir akhir
ini, aku sangat mencintai mu, norul hangsann sarangahal goya park yeon joo…..
Dengan
mendekap sebuah frame berisikan foto yeon joo dan dirinya, kyuhyun meronta
memeluk foto tersebut,dan kembali meneteskan air matanya, ia tak memperdulikan
apartementnya yang kini tengah berantakan tak menentu….
---------------
Sudah
satu minggu semenjak kejadian itu, yeon joo terus termenung ia hanya bekerja
part time tiap malamnya, sering kali
yeon joo mendengar kabar tentang cho kyuhyun dari manager nya yaitu lee sungmin
yang merupakan tetangga kyuhyun, ia mendengar kyuhyun sama sekali tak memiliki
pekerjaan kali ini dan sering kali pulang dengan keadaan mabuk, semua harta
benda yang kyuhyun miliki kini tengah habis ia hanya tinggal di sebuah
kontarakan terpencil di pinggiran kota seoul, yeon joo ingin mencoba
mengabaikan segala berita yang sungmin beri tau kepadanya tentang kyuhyun namun
lagi lagi saat mendengar nama ‘namja itu’ disebut yeon joo seperti tak bisa
mengalihkannya………….
Yeon
joo berjalan dengan payung putih di genggamannya ia tak memperdulikkan hujan
yang kini tengah mengguyur dengan derasnya, hanya dengan payung putih itu yeon
joo berlindung dari derasnya tangisan bumi. Yeon joo meremas kertas putih yang
saat ini ia genggam , kertas yang berisikan alamat kyuhyun yang tadi ia minta
dari sungmin, yeon joo memejamkan matanya, memantapkan niatnya untuk
mengunjungi kyuhyun, ia segera melangkahkan kakinya untuk segera menuju tempat
dimana saat ini kyuhyun tingggal yang hanya beberapa langkah lagi dari ia
berdiri sekarang..
Di
pandangi nya sebuah rumah bercat putih yang namapak hanya diterangi sebuah
lampu putih, rumah dengan beberapa botol wine berserakan di depannya, yeon joo
melirik sekilas ke dalam rumah yang mungkin rumahnya sedang kosong. Yeon joo
memutuskan untuk duduk di sebuah bangku kayu yang terletak di samping pintu
rumah…
Park
Yeon Joo POV^^
Cho
kyuhyun semoga kini aku mampu menatap
matamu, asal kau tau semakin aku membuang perasaan ini semakin aku tak bisa aku
teramat mencintai m kyu, maafkan aku yang tak mendengarkan setiap perkataan mu
yang menuruhku untuk membuang jauh jauh perasaan ini, ini tak bisa kyu biarkan
perasaan ini terus tubuh tanpa perlu aku memliki mu tanpa perlu aku ada di
sampingmu…..
“haissh
mengapa dingin sekali ” yeon joo mendengus pelan, ia menyandarkan dirinya pada
tembok, menatap langit malam yang sama sekali tak diteragi bintang.Fikiran yeon
joo melayang mengingat semua kejadian yang telah ia lalui bersama kyuhyun yeon
joo tersenyum samar, di hati kecilnya terbersit fikiran untuk membawa kyuhyun
kembali dalam pelukannya namun bukanlah itu terlihat seperti mimpi semu untuk yeon
joo meskipun berulang kali menghancurkan yeon joo , gadis itu tetap
mengaharapkan kyuhyun kembali seperti dulu memberikannya kasih sayang dan
kembali melewati hari bersamanya..
“kyu”
yeon joo mendongakan kepalanya, saat melihat sosok namja berkulit putih yang
baru saja keluar dari sebuah mobil dengan di bantu satu wanita cantik, yeon joo
menutup mulutnya ia terus terdiam
melihat kyuhyun yang dalam keadaan mabuk berjalan dengan di papah seorang yeoja cantik yang berbusana sangat ketat, yeon
joo mencoba menahan isak tangisnya, dan membalikkan tubuhnya saat kyuhyun
tengah merancau tak jelas di dalam
pelukkan yeoja itu..
“mengapa
ini tetap terasa sakit apa aku benar benar tidak bisa melupakanmu, apa kau
benar benar tak melihatku disini”yeon joo bergumam pelan, air matanya sukses
jatuh membasahi kedua pipinya, ia segera melangkahkan kakinya dengan berlari
kecil di bawah rintikan hujan, yeon joo kembali menangis…
“yeon
joo , chagiya maafkan aku aku memang tak pantas untukmu jangan pernah mencintai
ku pergilah dari kehidupanku park yeon joo hahaha” kyuhyun merancau tak jelas
saat seohyun membawanya ke kamar milik kyuhyun ia terus merancau tak jelas
membuat seohyun yang merupakan teman kyuhyun berhenti dan meninggalkan kyuhyun
di kamarnya sendiri…….
Yeon
joo mencoba menarik nafasnya perlahan ia mengehentikan langkahnya di sebuah
halte bus yang Nampak sepi, air matanya kembali terjatuh, ia memukul dadanya
mencoba menenangkan dirinya
Cho
Kyuhyun jika ini memang keinginan mu aku akan menurutinya, maaf kyu aku telah lelah dengan semua ini, aku
lelah mengharapkanmu akan kembali seperti dulu lagi ternyata aku salah, biarkan
aku menyimpan rasa cinta ku ini sendiri biarkan aku tetap mengawasi mu dari
jauh ,aku akan pergi ya aku akan mencoba menjauhi mu, membiarkan waktu yang
akan menyimpan rasa ku ini, aku telah lelah seperti ini , lelah berpura pura
untuk terlihat baik baik saja, biarkan aku kembali menatap kehidupan ku....
Yeon Joo mencari smartphone nya yang
terletak di saku celana nya ia menekan beberapa kata kata pesan yang ia kirim
ke sungmin, untuk menyetujui permintaan sungmin yang beberapa hari yang lalu
meminta yeon joo untuk berkerja di Jepang dan menghandel sebuah café milik
sungmin yang berada di jepang, ia menyenderkan dirinya pada tiang halte bus
memantapkan segala kekukuhan dirinya untuk segera meninggalkan seoul dan
meninggalkan semua kenangan indahnya bersama kyuhyun, mencoba meneruskan
kembali hidupnya. Yeonjoo tersenyum samar memperhatiakan ponselnya yang masih
saja terpampang jelas sebuah foto dirinya dan foto kyuhyun….
Sarajinda useumi jeom jeom jeom
Sarangira bureudeon gaseumeda phumeotdeonniga nareul tteonaseo
Nuneul garyeo
Ajik kkaji naneun je jari
Hoksi dwidora dora ol geot gathaseo
Sarangira bureudeon gaseumeda phumeotdeonniga nareul tteonaseo
Nuneul garyeo
Ajik kkaji naneun je jari
Hoksi dwidora dora ol geot gathaseo
Hana dul set
chueogeul semyeo
Deo apheuji mallago neoreul geuman borago
Deo apheuji mallago neoreul geuman borago
Senyum
yang menghilang, semakin banyak dan banyak
Karena kau yang mendekap hatiku, yang kusebut sebagai cinta meninggalkanku
Aku tak ingin lebih tersakiti dan berhenti melihatmu
Saat aku berdiri sendiri di tempat ini
Satu dua tiga aku meghitung kenangan
Karena kau yang mendekap hatiku, yang kusebut sebagai cinta meninggalkanku
Aku tak ingin lebih tersakiti dan berhenti melihatmu
Saat aku berdiri sendiri di tempat ini
Satu dua tiga aku meghitung kenangan
Mungkin
saja kau berbalik dan kembali
Sampai sekarang aku masih di tempat itu
Dan akupun menutupi mataku
Aku tak ingin lebih tersakiti dan berhenti melihatmu……..
Sampai sekarang aku masih di tempat itu
Dan akupun menutupi mataku
Aku tak ingin lebih tersakiti dan berhenti melihatmu……..
“aku memang sangat tak pantas untukmu, kesalahan ku membuat ku
terjatuh terlalu sulit untuk aku kembali berdiri, carilah seorang yang dapat menjaga
dan membahagiakan dirimu, aku cho kyuhyun akan selalu mencintaimu, dalam
kebodohan yang akan selalu mengurung diriku….”- cho kyuhyun-
“mungkin aku berkata aku berhenti mencintaimu, namun hatiku berkata
aku tak akan pernah berhenti mencintaimu, terlalu sakit menerima kesalahan yang
kau buat, biarkan aku menutup mataku dan menyimpan rasa cinta ini untukmu cho
kyuhyun….” –Park Yeon Joo-
-END-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar