Jumat, 19 September 2014

fanfiction "My Mistake"



FF             “MY MISTAKE”
Genre   : Angst, Sad
 Lenght  :one shoot
Cast      : Cho kyuhyun,
                Park Yeon Joo
                LEE SUNGMIN

----------
“jangan pernah menyuruhku berhenti mencintai mu
 karena itu membuatku sesak” – Park Yeon Joo-
“menjauhlah, jangan pernah lagi simpan perasaan bodoh itu
Aku sangat tak pantas menerima itu” –Cho Kyuhyun-

                Sore ini langit kota seoul nampak tak bersahabat awan hitam semakin menutupi sebagian kota seoul, sesekali sesosok gadis hanya menatap datar ke arah jendela café ,menatap tangisan bumi yang semakin mengguyur dengan derasnya. Setitik air terpampang jelas di jendela yang saat ini tengah gadis itu pandangi .Pandangan gadis itu memudar karena tertupi air mata yang sebentar lagi sukses meluncur deras dari arah kelopak matanya. Gadis itu menundukkan kepalanya menyentuh cagkir cokelat berisikan cokelat panas kesukaananya, baru kali ini ia sama sekali tak menyentuh kue tiramisu kesukaannya, hanya di pandanginya perlahan sambil sesekali memainkan kepingan sendok keramik.

Sudah lebih dua jam lamanya gadis bernama Park Yeon Joo menunggu kedatangan ‘pria’ yang mungkin ia sendiri sudah tau ‘pria’ itu tak akan datang, namu entahlah kegigihan dalam dirinya tetap membawa gadis itu tetap menunggu…

Dddrrrttt…drrrtttt

“dimana kau saat ini?,pulanglah, aku di depan rumahmu”
Yeon Joo segera merogoh saku celana nya untuk megambil smartphone putih miliknya dilihatnya sebuah pesan ,ia tersenyum samar dan segera mengeluarkan beberapa lembar won untuk membayar semua makanan yang sama sekali tak ia sentuh, yeon joo segera berlari cepat menyusuri jalanan gangnam di tengah derasnya hujan sore ini, tak ia pedulikan derasnya hujan yang membasahi seluruh tubuhnya menyebabkan hawa dingin menyeruak di sekujur tubuhnya..

“mianhae aku terlambat” Yeon joo mengatur nafasnya, dengan keadaan yang basah kuyup ia segera berhambur di hadapan namja yang saat ini tengah menatap nya dengan pandangan tak dapat di artikan, yeon joo sama sekali tak memperdulikan dirinya yang sudah basah ia hanya mampu menggigit bibirnya untuk menahan segala rasa dingin yang semakin menyelimuti dirinya, ia hanya  mau memastikan kini ‘pria’ yang selalu ia cintai tak akan marah karena keterlamabatan dirinya, karena ia sangat tau ‘pria’ itu takakan mau untuk menunggu dirinya..

“masuklah dulu, ada yang ingin ku bicarakan padamu”  Cho kyuhyun, pria yang sejak tadi menunggu kedatangan yeon joo , meski ia sangat tau sejak beberapa jam lalu yeonjoo berada di café tempat dimana seharusnya mereka bertemu, namun lagi lagi kyuhyun menanggalkan janjinya..
“arraseo, tunggulah sebentar” yeon joo segera memasuki rumahnya menuju kamarnya yang terletak di lantai dua, rumah yang hanya ia tinggali sendiri setelah kepergiaan kedua orang tua yang dua tahun yang lalu akibat kecelakaan mobil yang mereka tumpangi, kini yeon joo harus mampu menanggung semua kebutuhan hidupnya, dengan bekerja part time setiap malamnya dan menyerahkan beberapa karya novel miliknya ke beberapa instasi percetakaan untuk di perjual belikkan dengan itu pun yeon joo mampu melanjutkan jenjang perguruan tingginya di sebuah Universitas di seoul Kyunghee University…

“mengapa kau tak mengganti pakain mu, kau bisa sakit nanti “ suara berat itu memperlambat langkah yeon joo menuju dapur nya untuk sekedar membuatkan teh hangat pada namjanya..
“aniya, aku baik baik saja kyu, kau ingin minum apa” yeon joo membalikkan tubuhnya menatap mata cokelat namja yang kini tengah berada di hadapannya menatap pundak kokoh yang dulu selalu memberikannya kehangatan ..
“berhenti lah bersikap seolah tidak ada apa apa, berhentilah tersenyum seperti itu” kyuhyun memajukkan tubuhnya, mencengkram erat tangan yeon joo yang tengah bergetar hebat, ia sangat tau kini ‘yeoja’ nya tengah menahan air matanya ….
“lalu apa yang harus aku lakukan eoh’, harus meminta mu menjauhi ku, apa itu yang kau mau , sudah cukup cho kyuhyun” yeon joo mengerang perlahan saat merasakan sakit di pergelangan tangannya , ia semakin menahan isak tangisnya
“ne, aku ingin kita………………” kyuhyun menunduk dan menarik nafasnya panjang memejamkan matanya sesaat, sebelum kata katanya telah terputus akibat dorongan dari yeoja nya ..
“berhentilah berbicara, sebaiknya kau pulang aku sangat pusing saat ini aku ingin mandi, aku tau kau tak suka menungu lebih baik kau pulanglah” yeon joo yang seakan tau apa yang akan kyuhyun ucapkan ia menahannya, ia tak mau ini terjadi.

Yeon joo segera berlari menuju kamarnya tak ia pedulikkan tatapan kyuhyun yang mentapnya bahkan bergumam kecil memanggilnya. Yeeon joo membanting pintu kamarnya , tubuhnya melemas, ia mencengkram erat ujung kemeja yang ia gunakan, ia semakin terisak, kejadian itu semakin terulang dengan jelas di otaknya, ia hanya mampu meloloskan air matanya…..

FLASHBACK^^

“cha sudah selesai” dengan senyum yang merekah di sudut bibirnya yeon joo berlari kecil sambil membawa kotak makanan yang berisikan jajangmyeon yang baru saja ia buat, ia hendak mengunjungi apartement namja nya saat ini..
“tuan cho aku akan datang jadi tunggulah aku, kau tau seberapa besar aku merindukkanmu saat ini, kau sangat sibuk akhir akihr ini pesan pesan ku tak kau balas, ahh apa yang membuat namja ku sesibuk ini” yeon joo bergumam kecil saat memandangi foto kyuhyun yang terpampang jelas di layar smartphone nya…
“Danyeo wasemnida” yeon joo melangkahkan kakinya memasuki apartement kyuhyun, ia meletakkan kotak biru berisikan jajangmyeon itu di meja ,dan kembali mencari cari sosok namjanya yang biasanya sudah berada di apartment nya sepulang bekerja tadi..

“kyunie eodigga?” yeon joo hendak membuka pintu kamar kyuhyun, yang sama sekali tak terkunci..
“kyuuuuu………” senyum di sudut bibir yeon joo hilang, seluruh pusat tubuhnya terasa terhenti saat ia memasuki kamar kyuhyun, melihat namja nya tengah bercumbu dengan yeoja lain dan tanpa mengenakan sehelai pakain , yeon joo terduduk lemas, sebelum sebuah suara memanggilnya suara itu kyuhyun..
“joo-ahh “ kyuhyun segera melepas tautan bibirnya yang tengah mengecupi leher seorang yeoja, ia tersentak melihat yeoja nya kini terduduk lemah menatapnya dengan pandangan buram, yeon joo segera bangkit dan menuju dapur, ia mangis terisak..
“tunggu” kyuhyun segera mengenakan semua pakaiananya, dan mengejar yeon joo, ia menemukan yeon joo tengah terduduk lemah di depan lemari ice nya, kyuhyun menarik nafasnya panjang..
“mianhae mianhae” kyuhyun merengkuh yeon joo kedalam pelukkannya, membeiarkan yeon joo menangis
“lepaskan aku kyu, hiksss hiksss “ yeon joo semakin terisak ia melihat seorang yaoja cantik yang tak ia ketahui namanya segera keluar dari apartement kyuhyun dengan langkah tergesa gesa,
“aniya aniya cahagiya aniya” kyuhyun mencengkram erat tubuh yeon joo, ia sangat tau apa yang ia lakukan ini sangatlah menyakiti hati yeoja nya, ini sebuah kebodohan terbesar yang ia lakukan..

            Yeon joo tengah duduk di sofa cokelat yang berada di ruang tamu apartment kyuhyun, mata sembabnya masih mendominasi wajahnya, sejak kejadian satu jam yang lalu , yeon joo masih berdiam diri, entah fikiran dari mana ia ingin menganggap semua ini tak ada dan tak pernah terjadi mungkin ia yeoja terbodoh sudah jelas jelas melihat namjanya bercumbu dengan yeoja lain namun tetap saja ia mengnggap itu semua seperti tak terjadi..

“mianhae jeongmal mianhae aku melakukan itu karena aku…………” kyuhyun duduk di hadapan yeon joo memegang erat kedua tangan yeon joo,
“hentikan kyu, anggap semua  ini tak pernah terjadi, anggap aku tak pernah melihatnya” yeon joo terisak kecil, ia menahan semua air matanya..

“aku akan pulang terlebih dulu, di meja sudah ku buatkan jajangmyeon  makanlah” yeon joo melangkahkan kakinya keluar ia menahan sesak yang menyelimuti hatinya, ia berfikir untuk menjuahi kyuhyun dulu beberapa hari ini , untuk membuang semua rasa sakitnya,dan akan menemui kyuhyun beberapa hari nanti dan menggap semua kejadian pahit ini tak pernah ia lihat..

FLASHBACK END^^

            Yeon joo semakin mendekap lututnya kejadian kelam itu kembali ia ingat, ia kira dengan melupakan semuanya menganggap kejadian itu tak pernah ada dapat membuatnya menerima kyuhyun kembali, namun fikirannya salah ia semakin sakit saat kembali mencoba menganggap kejadian tak pernah ia lihat, di satu sisi yeon joo sangat tak sanggup apa lagi tak mau kehilangan sosok seorang cho kyuhyun.Yeon joo semakin terisak tak ia perdulikkan tubuhnya yang tengah menggigil dingin…..

Kyuhyun Pov ***

“Aaaarggggghhhhh pabbo pabbo !!!!” Kyuhyun membanting setir nya di tengah tengah jalan sepi, ia mengerang dan membenturkan kepalanya ke setir mobil…

Apa yang ku fikirkan saat ini, mianhae joo-ah mianhae, aku tau aku sangatlah bodoh berhentilah bersikap semua baik baik saja berhentilah memberikan senyum bodoh mu itu, kau tau senyum mu semakin membuatku merasa bersalah, wine yang membuat ku seperti itu maaf kan aku chagiya, mianhae aku tau aku saat ini telah kotor aku mungkin sudah tak pantas untukmu mengapa aku bisa seceroboh ini.

Kau bodoh cho kyuhyun, yeon joo berhentilah terus menunggu ku berhentilah bersikap baik padaku labih baik kau menancapkan pisau di jantung ku dari pada kau memberikan senyum mu seperti itu aku tau kau sangatlah hancur aku tak pantas untukmu,mengapa kau selalu menahan ku untuk pergi aku sangatlah tak pantas untukmu, nappeun namja aku nappeun namja. Seharusnya malam itu aku tak menyentuh Victoria dalam keadaan mabuk, yeon joo ku mohon menjauh dari ku, berhenti menangisi aku….

Kyuhyun tersenyum getir, perlahan air matanya membasahi kedua pipi putihnya, ia tau bahkan sangat tau keadaan ini salah keadaan ini ia yang membuatnya membuat hubungan nya dengan yeoja yang ia sayangi menjadi rusak ia merusak segalanya karena nafsu sematanya.Perlahan kyuhyun membuka kaca mobilnya membiarkan angin malam ini menerpa wajahnya berharap dengan perginya angin malam ini akan membawa semua masalah yang menyelimutinya saat ini. Ia sangat tau semenjak kejadaian kelam itu gadisnya sering menangis di belakangnya namun yeon joo teramat pintar menutupi semua  itu mencoba berpura pura seperti tak ada yang terjadi dengan alasan ingin tetap mempertahankan semua ini meski dirinya sangat tersakiti dengan semua sikap kyuhyun selama ini, kyuhyun telah mencoba berusaha menjauhi yeon joo dengan cara selalu membatalkan semua janji nya selalu bersikap cuek akhir akhir ini , ia tak ingin semakin melihat yeon joo menangis dan terus berpura pura tampak bahagia di hadapannya..

Mungkin hanya ini yang bisa aku lakukan untukmu joo-ah berbahagialah dengan namja yang lebih baik dari ku aku tau aku telah kotor meski pun berulang kali aku meminta maaf padamu itu tak akan pernah cukup, mianhae yeon joo mianhae chagiya aku harus membuatmu membenci ku menjauhi ku, saranghae Park Yeon Joo…..

Kyuhyun Pov End **

-------------

Senja sudah mulai tertidur, bau tanah sangat menyeruak di setiap penciuman manusia, kala itu rintik hujan masih enggan beranjak dari langit kota seoul. Yeon joo tersenyum penuh setelah menyelesaikan beberapa tugasnya ia segera beringsut dari kasurnya untuk segera menuju apartement kyuhyun, ia ingin kembali memulai rutinitas seperti dulu memasakan malam untuk namja nya, rutinitas yang terhenti semenjak kejadian kelam itu, mata yeon joo kembali memanas setiap mengingat kejadian itu.

Dengan langkah pastinya yeon joo berjalan dengan berpayungan ia tau rintik hujan amatlah turun semakin deras, yeon joo semakin mempercepat langkah kakinya.Sesampainya ia di depan pintu apartement kyuhyun segera yeon joo memasukan kode pengaman di pintu masuk, tentu saja kode yang sudah sangat ia hapal betul, yaitu tanggal lahirnya sendiri, kyuhyun sendiri yang meminta dahulu, menggunakan tanggal lahirnya untuk kode apartement milik kyuhyun….

“Danyeo wasemnida” dengan meletakkan kantung plastic berisikan beberapa makanan kecil, yeon joo memperhatikan apartement kyuhyun yang sedikit berantakan beberapa buku dan piring kotor tergeletak di meja, dengan cepat yeon joo membereskan semuanya,merapihkan dan meletakkan beberapa buku ke dalam rak kayu berwarna cream yang terletak di sudut ruangan. Yeon joo tersenyum saat melihat beberapa fotonya dan kyuhyun terpampang jelas di sebuah frame yang di letakkan di sebuah etalase kaca , foto saat kyuhyun tengah memeluk dirinya di sebuah pantai yang terletak di Busan, dan beberapa foto kecil yeon joo…
“kau sudah pulang” yeon joo menolehkan kepalanya saat mendengar suara  pintu terbuka, dengan jelas namjanya kini tengah berdiri dengan tampang kusut dan memijit sekitar keningnya, kini kyuhyun menatap yeon joo dengan pandangan sayu…

“mengapa kau kemari, aku tak menyuruh mu kesini bukan” kyuhyun berjalan dengan terseok ke arah kamarnya, membuang jas hitamnya ke sembarang tempat, dengan cepat yeon joo mengambil jas yang kyuhyun lempar ke lantai..
“berhenti disitu joo-ah” kyuhyun menaikan alisnya, ia semakin gusar dengan kelakuan yeon joo yang semakin hari tak membenci nya, ia sangat runyam hari ini kyuhyun mencoba menahan amarahnya…
“wae, kau kenapa kyu, ada masalah pada kantormu?” yeon joo mencoba mendekati kyuhyun, ia mengusap  perlahan lengan kyuhyun..
“ AKU BILANG BERHENTI  DISITU !!! BERHENTI  MENEMUI KU AKU MUAK DENGAN SEMUA INI !!!”  dengan nafas tergesa gesa kyuhyun membentak yeon joo, ia telah kehilangan kendali nya,
“waeyo, ? kau kenapa eoh’” yeon joo mencoba menahan air matanya. Ini untuk pertama kalinya ia melihat kyuhyun membentak dirinya seperti ini.
“jangan pernah kau menemui ku lagi, kita berakhir, aku tak pantas untukmu, pergi dari hadapan ku  yeon joo-ssi” kyuhyun memejamkan matanya, wajahnya memerah menahan segala amarah yang akan segera keluar..
“tapi kenapa kau bilang ini berakhir maksudmu kita berakhir” seluruh pusat tubuh yeon joo melemas, ia masih mencoba mempertahankan dirinya untuk tidak menangis, tubuhnya bergetar hebat saat menahan amarah kyuhyun yang saat ini tengah memuncak..
“ne, berhenti mencintai ku berhenti berpura pura bahagia dengan keadaan yang seperti ini berhenti berhenti, hilangkan semua perasaan mu!!! “ kyuhyun mencengkram bahu yeon joo yang bergetar ia menunduk, tak mampu menatap kedua mata yeon joo yang akan membawa keteduhan tersendiri untuknya…
“kau…. Kau… tidak berhak melarang perasaan ku, meski aku mencoba menghilangkan perasaan itu , itu teramat sulit kyu, ku mohon jangan seperti ini kajjima kajjima cho kyuhyun jebal kajima” yeonjoo menjatuhkan tubuhnya ke lantai, tubuhnya melemas ia seperti tidak mementingkan harga dirinya lagi ia terlalu dalam mencintai seorang cho kyuhyun yang telah menyebabkan luka di relung hatinya, yeon joo tak memperdulikkan semua itu, ia tetap mempertahankan ini semua…

“aniya aniya, aku tak bisa, kau tau aku sudah tak memilik pekerjaan lagi haaah manager baru itu memecat ku dengan alasan aku menggunakan uang perusahan haah semua itu tak benar, aku kotor aku kotor, MENJAUH DARI KU PARK YEON JOO AKU TAK PANTAS UNTUKMU  PERGI  DARI  HADAPAN  KU SAAT  INI  JUGA !!! kyuhyun menunduk, menatap yeon joo yang tengah terisak, memegang erat lengan yeon joo dan membawa yeon joo keluar dari apartmentnya…..
“kyuhyun, cho kyuhyun buka ku mohon mianhae” yeon joo memukul pintu apartement kyuhyun, ia berjalan dengan terseok langkahnya tak menentu..
“mianahe mianhae chagiya mianhae joo-ah aku tak pantas untukmu” kyuhyun menuntup pintunya, membanting semua benda yang ada di dekatnya…….

Mungkin ini jalan yang terbaik, menjauh lah dari diriku park yeon joo, semua ini telah berakhir tak ada lagi seorang cho kyuhyun yang mampu melindungi mu, tak ada lagi cho kyuhyun yang mampu memberikan mu kasih sayang yang tulus, aku adalah namja yang begitu bodoh, mungkin ini hukuman untukku, mungkin bukan hanya kau yang marah, Tuhan pun marah aku sungguh tak pantas untuk bersanding dengan mu , carilah namja yang mampu membahagiakan mu , mampu membuat senyum indahmu kembali terukir , bukanlah senyum berpura seperti yang kau lakukan akhir akhir ini, aku sangat mencintai mu, norul hangsann sarangahal goya park yeon joo…..

Dengan mendekap sebuah frame berisikan foto yeon joo dan dirinya, kyuhyun meronta memeluk foto tersebut,dan kembali meneteskan air matanya, ia tak memperdulikan apartementnya yang kini tengah berantakan tak menentu….

---------------

Sudah satu minggu semenjak kejadian itu, yeon joo terus termenung ia hanya bekerja part time tiap  malamnya, sering kali yeon joo mendengar kabar tentang cho kyuhyun dari manager nya yaitu lee sungmin yang merupakan tetangga kyuhyun, ia mendengar kyuhyun sama sekali tak memiliki pekerjaan kali ini dan sering kali pulang dengan keadaan mabuk, semua harta benda yang kyuhyun miliki kini tengah habis ia hanya tinggal di sebuah kontarakan terpencil di pinggiran kota seoul, yeon joo ingin mencoba mengabaikan segala berita yang sungmin beri tau kepadanya tentang kyuhyun namun lagi lagi saat mendengar nama ‘namja itu’ disebut yeon joo seperti tak bisa mengalihkannya………….

Yeon joo berjalan dengan payung putih di genggamannya ia tak memperdulikkan hujan yang kini tengah mengguyur dengan derasnya, hanya dengan payung putih itu yeon joo berlindung dari derasnya tangisan bumi. Yeon joo meremas kertas putih yang saat ini ia genggam , kertas yang berisikan alamat kyuhyun yang tadi ia minta dari sungmin, yeon joo memejamkan matanya, memantapkan niatnya untuk mengunjungi kyuhyun, ia segera melangkahkan kakinya untuk segera menuju tempat dimana saat ini kyuhyun tingggal yang hanya beberapa langkah lagi dari ia berdiri sekarang..

Di pandangi nya sebuah rumah bercat putih yang namapak hanya diterangi sebuah lampu putih, rumah dengan beberapa botol wine berserakan di depannya, yeon joo melirik sekilas ke dalam rumah yang mungkin rumahnya sedang kosong. Yeon joo memutuskan untuk duduk di sebuah bangku kayu yang terletak di samping pintu rumah…


Park Yeon Joo POV^^

Cho kyuhyun semoga  kini aku mampu menatap matamu, asal kau tau semakin aku membuang perasaan ini semakin aku tak bisa aku teramat mencintai m kyu, maafkan aku yang tak mendengarkan setiap perkataan mu yang menuruhku untuk membuang jauh jauh perasaan ini, ini tak bisa kyu biarkan perasaan ini terus tubuh tanpa perlu aku memliki mu tanpa perlu aku ada di sampingmu…..

“haissh mengapa dingin sekali ” yeon joo mendengus pelan, ia menyandarkan dirinya pada tembok, menatap langit malam yang sama sekali tak diteragi bintang.Fikiran yeon joo melayang mengingat semua kejadian yang telah ia lalui bersama kyuhyun yeon joo tersenyum samar, di hati kecilnya terbersit fikiran untuk membawa kyuhyun kembali dalam pelukannya namun bukanlah itu terlihat seperti mimpi semu untuk yeon joo meskipun berulang kali menghancurkan yeon joo , gadis itu tetap mengaharapkan kyuhyun kembali seperti dulu memberikannya kasih sayang dan kembali melewati hari bersamanya..

“kyu” yeon joo mendongakan kepalanya, saat melihat sosok namja berkulit putih yang baru saja keluar dari sebuah mobil dengan di bantu satu wanita cantik, yeon joo menutup mulutnya ia  terus terdiam melihat kyuhyun yang dalam keadaan mabuk berjalan dengan di papah seorang  yeoja cantik yang berbusana sangat ketat, yeon joo mencoba menahan isak tangisnya, dan membalikkan tubuhnya saat kyuhyun tengah merancau  tak jelas di dalam pelukkan yeoja itu..
“mengapa ini tetap terasa sakit apa aku benar benar tidak bisa melupakanmu, apa kau benar benar tak melihatku disini”yeon joo bergumam pelan, air matanya sukses jatuh membasahi kedua pipinya, ia segera melangkahkan kakinya dengan berlari kecil di bawah rintikan hujan, yeon joo kembali menangis…
“yeon joo , chagiya maafkan aku aku memang tak pantas untukmu jangan pernah mencintai ku pergilah dari kehidupanku park yeon joo hahaha” kyuhyun merancau tak jelas saat seohyun membawanya ke kamar milik kyuhyun ia terus merancau tak jelas membuat seohyun yang merupakan teman kyuhyun berhenti dan meninggalkan kyuhyun di kamarnya sendiri…….

Yeon joo mencoba menarik nafasnya perlahan ia mengehentikan langkahnya di sebuah halte bus yang Nampak sepi, air matanya kembali terjatuh, ia memukul dadanya mencoba menenangkan dirinya
Cho Kyuhyun jika ini memang keinginan mu aku akan menurutinya, maaf  kyu aku telah lelah dengan semua ini, aku lelah mengharapkanmu akan kembali seperti dulu lagi ternyata aku salah, biarkan aku menyimpan rasa cinta ku ini sendiri biarkan aku tetap mengawasi mu dari jauh ,aku akan pergi ya aku akan mencoba menjauhi mu, membiarkan waktu yang akan menyimpan rasa ku ini, aku telah lelah seperti ini , lelah berpura pura untuk terlihat baik baik saja, biarkan aku kembali menatap kehidupan ku....

            Yeon Joo mencari smartphone nya yang terletak di saku celana nya ia menekan beberapa kata kata pesan yang ia kirim ke sungmin, untuk menyetujui permintaan sungmin yang beberapa hari yang lalu meminta yeon joo untuk berkerja di Jepang dan menghandel sebuah café milik sungmin yang berada di jepang, ia menyenderkan dirinya pada tiang halte bus memantapkan segala kekukuhan dirinya untuk segera meninggalkan seoul dan meninggalkan semua kenangan indahnya bersama kyuhyun, mencoba meneruskan kembali hidupnya. Yeonjoo tersenyum samar memperhatiakan ponselnya yang masih saja terpampang jelas sebuah foto dirinya dan foto kyuhyun….

Sarajinda useumi jeom jeom jeom
Sarangira bureudeon gaseumeda phumeotdeonniga nareul tteonaseo
Nuneul garyeo
Ajik kkaji naneun je jari
Hoksi dwidora dora ol geot gathaseo
Hana dul set chueogeul semyeo
Deo apheuji mallago neoreul geuman borago

Senyum yang menghilang, semakin banyak dan banyak
Karena kau yang mendekap hatiku, yang kusebut sebagai cinta meninggalkanku
Aku tak ingin lebih tersakiti dan berhenti melihatmu
Saat aku berdiri sendiri di tempat ini
Satu dua tiga aku meghitung kenangan
Mungkin saja kau berbalik dan kembali
Sampai sekarang aku masih di tempat itu
Dan akupun menutupi mataku
Aku tak ingin lebih tersakiti dan berhenti melihatmu……..

“aku memang sangat tak pantas untukmu, kesalahan ku membuat ku terjatuh terlalu sulit untuk aku kembali berdiri, carilah seorang yang dapat menjaga dan membahagiakan dirimu, aku cho kyuhyun akan selalu mencintaimu, dalam kebodohan yang akan selalu mengurung diriku….”- cho kyuhyun-

“mungkin aku berkata aku berhenti mencintaimu, namun hatiku berkata aku tak akan pernah berhenti mencintaimu, terlalu sakit menerima kesalahan yang kau buat, biarkan aku menutup mataku dan menyimpan rasa cinta ini untukmu cho kyuhyun….” –Park Yeon Joo-


-END-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar